Sunday, February 8, 2015

Latar Belakang

Latar Belakang

Tahun ini aku bingung mau kemana. Biasanya, sejak akhir tahun sebelumnya, aku sudah tahu tujuan liburan Lebaran tahun depan ini mau kemana. Tapi tahun ini, sampai hampir akhir Januari 2015, aku masih belum dapat tujuan yang betul betul mantap.

Browsing browsing  sejak desember 2014 dan mencari ide, dapatnya beberapa kandidat :
-Antartica
-Greenland
-Scandinavia
-Kanada

Satu persatu destinasi ini aku explore lebih lanjut.
Antartica
Benar benar membuat perut mual kalau lihat harganya. Setelah tahun tahun sebelumnya, kita melakukan "petualangan", dan "expedisi", tahun ini aku ingin tujuan yang sedikit lebih extreme.
Ke Antartica betul betul membuat kantong tandas. Bayangkan, ongkosnya paling murah 150juta rupiah. Dan itupun berangkatnya dari Amerika Selatan. Ada juga yang berangkat dari Australia. Tapi harganya pun tidak beranjak jauh dari 150juta.
Alam yang ganas dan extra dingin, kegelapan 24 jam pada bulan Juli karena memang saat itu sedang winter di kutub selatan. Jangan jangan kita tidak bisa kembali dengan selamat ke tanah air nih.


Apa transportasi yang dipakai ? Kapal penjelajah dan expedisi ke Antartica. Jadi, kelompok ekspedisi yang dipakai ...adalah tim ekspedisi yang biasa mengantarkan kelompok ilmuwan peneliti Antartica. Dengan biaya untuk 2 orang yang mencapai hampir setengah milyar rupiah, tanpa membuang waktu aku memutuskan untuk tidak mendalami destinasi ini lagi

Greenland
Apa alternatif lain dari Antartica yang lebih mudah dicapai dan murah ? Segera terpikir Greenland
Letak geografis dan kondisi alamnya, sebetulnya tidak berbeda jauh dengan Scandinavia. Terutama Norwegia bagian utara (Lapland dan Finnmark).


Lihat posting mengenai Scandinavia 2014
Tetapi dengan biaya yang kira kira mencapai 200juta rupiah, padahal Greenland tidak lebih dekat ke kutub Utara daripada Finnmark yang ada di ujung Utara Norwegia, akhirnya aku mengurungkan niat ke Greenland.

Scandinavia
Karena pengen ke Greenland tapi agak terasa percuma, aku berpaling ke Scandinavia lagi. Eh.. tapi kan tahun lalu sudah kesana. Buat apa ya...batal deh

Kanada
Akhirnya inilah pilihan terakhir. Setelah melalui "riset" yang mendalam (baca "googling googling"). Akhirnya niat bulat..sebulat bulatnya untuk ke Kanada